IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

DPRD Batu Bara Soroti SILPA Rp74 Miliar, Serapan Anggaran Dikritik

BATUBARA,TOPKOTA.co – DPRD Batu Bara soroti Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun 2025 yang mencapai Rp74 miliar.Selasa (31/03/2026). Enam fraksi menilai lemahnya serapan anggaran berdampak pada perlambatan perputaran ekonomi daerah.

Fraksi PDI Perjuangan menyesalkan besarnya SILPA yang mencapai Rp74.021.163.161,68. Kondisi ini menunjukkan belum optimalnya pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan. Pokir DPRD yang merupakan hasil reses dan rapat dengar pendapat belum terealisasi secara maksimal.

Warga Batu Bara, Setiawan Sinaga, menilai besarnya SILPA menunjukkan anggaran tidak berputar secara optimal di tengah masyarakat. DPRD meminta penjelasan rinci terkait penyebab tingginya SILPA.

Pemerintah daerah perlu menjelaskan apakah disebabkan efisiensi anggaran atau rendahnya realisasi program oleh OPD. Ke depan, DPRD berharap perencanaan dan pelaksanaan anggaran dapat lebih tepat sasaran.

DPRD juga mempertanyakan selisih besar pada pos lain-lain pendapatan daerah yang sah. Pembiayaan netto sebesar Rp18,19 miliar terealisasi 100 persen, namun alokasi penggunaan dana belum jelas.

SILPA tahun 2025 diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal pada APBD tahun berikutnya. DPRD sepakat mendorong pembentukan Panitia Khusus terkait perkebunan plasma dan HGU.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Bupati Baharuddin Soroti Potensi Terasi Desa Sentang

Usulan ini didasarkan pada hasil rapat dengar pendapat dan regulasi yang mewajibkan perusahaan perkebunan menyediakan lahan plasma. Pembentukan pansus diperlukan untuk memastikan kewajiban plasma berjalan sesuai aturan.

DPRD berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara dapat meningkatkan kualitas perencanaan dan realisasi anggaran. (Solong)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER