MEDAN, TOPKOTA.co – Kisah pilu yang dialami Kemala Dewi, warga Jalan Bromo, Gang Aman, Kecamatan Medan Denai, akhirnya mendapat perhatian. Setelah videonya viral di media sosial, Kapolrestabes Medan Jean Calvijn Simanjuntak bergerak cepat memberikan bantuan sekaligus memastikan kasus pencurian yang menimpanya terus diusut hingga pelakunya ditangkap.
Kemala sebelumnya mengaku mengalami cobaan bertubi-tubi. Belum lama ditinggal wafat suaminya, ia juga harus merawat anaknya yang sakit. Saat kembali ke rumah, ia justru mendapati sejumlah barang berharganya raib digondol pencuri.
Dalam video yang beredar pada Rabu (1/7/2026), Kemala bersama anak-anaknya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Kapolrestabes Medan yang telah mengganti barang-barang miliknya yang hilang.
“Terkait barang saya yang hilang kemarin sudah diganti Bapak Kapolrestabes Medan. Semoga pelakunya cepat ditangkap,” ujar Kemala.
Menanggapi video tersebut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengaku langsung memerintahkan jajarannya untuk mengundang Kemala ke Polrestabes Medan. Menurutnya, langkah pertama yang dilakukan bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi memulihkan kondisi psikologis korban yang sedang mengalami tekanan berat.
“Kami melihat Ibu Kemala mengalami musibah yang datang bertubi-tubi. Kehilangan suami, anak dirawat di rumah sakit, lalu saat pulang rumahnya menjadi sasaran pencurian. Karena itu, pemulihan psikologis menjadi perhatian utama,” ujar Calvijn.
Selain membantu mengganti barang-barang yang hilang, Kapolrestabes menegaskan penyelidikan kasus pencurian tetap menjadi prioritas. Ia telah menginstruksikan seluruh jajarannya agar bekerja maksimal memburu pelaku.
“Kami tidak melihat besar kecilnya nilai barang yang hilang. Yang kami lihat adalah adanya tindak pidana yang harus diungkap. Pelakunya harus ditangkap dan diproses sesuai hukum,” tegasnya.
Polrestabes Medan memastikan penyelidikan terus dilakukan hingga pelaku pencurian berhasil diamankan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban Kemala Dewi beserta keluarganya yang tengah menghadapi cobaan berat. (Ayu)









