JAKARTA, TOPKOTA.co – Risha Adi Widjaja, Wakil Ketua Pelaksana Piala Presiden 2026 Bidang Kompetisi, memberikan klarifikasi menanggapi kekhawatiran yang disampaikan beberapa pelatih klub peserta terkait risiko cedera pemain akibat jadwal turnamen yang padat.
Widjaja menekankan panitia penyelenggara telah memberikan fleksibilitas maksimal kepada setiap klub untuk melakukan rotasi pemain demi menjaga kesehatan dan memberikan kesempatan bermain bagi seluruh skuad.
“Kami memahami kekhawatiran para pelatih, namun perlu diingat bahwa Piala Presiden 2026 adalah event pra-musim yang dirancang untuk memberikan jam terbang kepada pemain-pemain. Justru untuk itu, kami memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada setiap pelatih untuk melakukan rotasi pemain sesuai kebutuhan mereka,” ujar Risha Adi Widjaja.
Sejak babak penyisihan, setiap tim peserta Piala Presiden 2026 memiliki opsi untuk melakukan pergantian pemain hingga 12 pemain selama pertandingan berlangsung (2 x 45 menit). Lebih dari itu, panitia penyelenggara menerapkan sistem pergantian dengan pola bebas, yang memberikan kebebasan kepada pelatih untuk menentukan strategi rotasi sesuai kebutuhan taktis dan manajemen pemain mereka.
Dengan sistem pola bebas ini, setiap tim dapat melakukan pergantian pemain dengan berbagai kombinasi. Antara lain: Pola 4-4-4: Mengganti 4 pemain di babak pertama, 4 pemain di babak kedua, dan 4 pemain tambahan.
Pola 7-5: Mengganti 7 pemain di babak pertama dan 5 pemain di babak kedua. Pola 8-4: Mengganti 8 pemain di babak pertama dan 4 pemain di babak kedua
“Sistem pola bebas ini memberikan otonomi penuh kepada setiap pelatih untuk mengelola skuad mereka. Tidak ada batasan dalam cara mereka melakukan rotasi, selama total pergantian tidak melebihi 12 pemain dalam satu pertandingan,” jelas Risha.
Seluruh regulasi mengenai fleksibilitas pergantian pemain ini telah disosialisasikan secara transparan kepada semua pihak yang terlibat. Dalam Match Coordination Meeting (MCM) yang dihadiri oleh manajer dan pelatih setiap tim peserta, panitia penyelenggara telah menjelaskan secara detail mengenai opsi dan kebebasan rotasi pemain yang tersedia.
“Setiap manajer tim sudah mendapatkan informasi lengkap mengenai regulasi ini. Tidak ada yang tersembunyi atau mengejutkan. Semua pihak telah memahami dan menyepakati aturan main yang berlaku di Piala Presiden 2026,” Pungkasnya. (Anas)









