SERGAI, TOPKOTA.co – Komisi I DPRD Serdang Bedagai (Sergai) menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Desa (BumDes) yang dinilai belum optimal, bahkan sebagian besar belum memiliki badan hukum.
Hal tersebut disampaikan anggota Komisi I DPRD Sergai, Rasdiaman Damanik, dalam Sidang Paripurna DPRD Sergai dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan komisi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Sergai Tahun 2025, Senin (13/04/2026).
Rasdiaman mengungkapkan, dari total 234 desa di Sergai, terdapat 133 BumDes. Namun, hanya 43 BumDes yang telah memiliki badan hukum.
Kondisi ini dinilai memprihatinkan karena hampir seluruh BumDes yang ada tidak berjalan secara optimal.
“Hal ini sangat membahayakan karena berpotensi menimbulkan penyalahgunaan anggaran desa yang pada akhirnya merugikan negara,” tegas Rasdiaman.
Komisi I menilai, lemahnya kinerja BumDes tidak terlepas dari kurang maksimalnya pengawasan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), sebagai instansi yang bertanggung jawab dalam pembinaan dan pengelolaan Dana Desa, termasuk BumDes.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Bupati Sergai Darma Wijaya melalui Wakil Bupati Adlin Tambunan menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah melaksanakan pembahasan LKPJ Tahun 2025.
Menurut Adlin, rekomendasi yang disampaikan DPRD merupakan bentuk nyata pelaksanaan fungsi pengawasan sekaligus wujud kemitraan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Rekomendasi DPRD merupakan instrumen penting dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta memastikan arah pembangunan daerah tetap selaras dengan program prioritas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sergai berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan serta mengawal percepatan pencapaian visi dan misi daerah melalui program strategis Panca Darma.
Di akhir rapat, Rasdiaman Damanik menyerahkan hasil pembahasan LKPJ Komisi I kepada Wakil Bupati Sergai sebagai bagian dari rangkaian Sidang Paripurna DPRD Sergai.
(Endang )









