IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

SPPG Sabungan Salurkan MBG Ke Sekolah dan Kerjasama Dengan UMKM Lokal

LABUSEL, TOPKOTA co – Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sabungan resmi menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di Kecamatan Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (23/4/2026). Program ini sekaligus menggandeng petani, peternak, dan UMKM lokal sebagai pemasok utama bahan pangan.

Tim Koordinator BGN Kabupaten Labuhanbatu Selatan bersama SPPG Desa Sabungan, mitra SPPG, Camat Sungai Kanan, Pj Kepala Desa Sabungan, Danramil, Polsek, Korwil Dinas Pendidikan, serta tokoh masyarakat meninjau langsung rantai pasok bahan makanan. Tinjauan meliputi proses pemotongan dua ekor lembu, pembuatan tahu di pabrik lokal, pembelian cabai langsung dari kebun UMKM BUMDes, serta pembagian bibit cabai, timun, dan sayuran kepada petani setempat.

SPPG Desa Sabungan mengutamakan kerja sama dengan UMKM, petani, dan peternak di sekitar lokasi. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi lokal (tempatan) sekaligus menjamin keberlanjutan program.

Seluruh bahan makanan bergizi yang diberikan kepada sekolah-sekolah bersumber dari mitra lokal. Menu yang disediakan SPPG Sabungan bervariasi setiap hari:

BACA JUGA:  Gaktibplin Polres Labuhanbatu Penegakan Disiplin Demi Profesionalisme Polri

· Senin: Nasi, tempe, tahu, daging
· Selasa: Nasi, tempe, tahu, ikan
· Rabu: Nasi, tempe, tahu, ayam
· Kamis: Nasi, tempe, tahu, daging
· Jumat: Nasi, tempe, tahu, udang
· Sabtu: Nasi, tempe, tahu, telur

Untuk buah-buahan, disediakan pisang, salak, buah naga, apel, dan semangka secara bergantian.

Suprianto, salah seorang petani cabai setempat, mengaku merasakan dampak positif kemitraan ini.

“Menurut kami, SPPG ini sangat berpengaruh. Selama ini kami cuma bisa jual cabai ke pasar dengan harga rendah, sangat berbeda dengan harga jual ke SPPG. Kalau di pasar hari ini harga cabai Rp19.000–Rp20.000 per kilo, sedangkan dengan SPPG MBG harganya Rp28.000–Rp30.000 per kilo. Kalau SPPG ini berkelanjutan, ke depan kami akan menanam cabai, timun, sayuran, dan ikan karena kami punya kolam. Harapan kami bisa bermitra terus dan mudah-mudahan SPPG MBG bisa panjang dan kami pun bisa berkembang,”* ujar Suprianto.

Syariah Hilaliyah Pulungan, selaku mitra SPPG MBG Desa Sabungan, menjelaskan bahwa saat ini menu makanan bergizi disalurkan ke enam sekolah, yaitu:

BACA JUGA:  Kapolres Labuhanbatu Turun Langsung Atasi Kemacetan

· MTSN Sabungan
· SDN 15 Sabungan
· SDN 11 Sabungan
· SDN 26 Sabungan
· SDN 14 Langgapayung
· Sekolah Assidikiah

“Harapan kami dengan adanya SPPG ini, semoga siswa-siswi gizinya semakin bagus dan semakin baik. Untuk UMKM, petani, dan peternak, semoga semakin maju,”* ujar Syariah.

Dengan skema kemitraan yang menguntungkan petani lokal dan menjamin gizi anak sekolah, SPPG Sabungan diharapkan menjadi model bagi program MBG di wilayah lain di Sumatera Utara. (SL)