SERGAI, TOPKOTA.co – Dinas Sosial Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus melakukan penjangkauan terhadap calon peserta didik Sekolah Rakyat guna memastikan program pendidikan gratis tersebut tepat sasaran bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial Sergai Edwin Tarigan menjelaskan, mekanisme penjangkauan calon peserta didik mengacu pada Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 63/HUK/2026 tanggal 20 April 2026 tentang tata cara penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat.
“Ketentuan tersebut dapat diakses melalui tautan resmi Kementerian Sosial,” ujar Edwin Tarigan.
Ia menjelaskan, Dinsos Sergai bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), pihak kecamatan hingga pemerintah desa telah melakukan penjangkauan langsung ke lapangan untuk menilai kelayakan calon siswa.
“Data calon peserta didik juga dapat diakses melalui aplikasi Sistem Evaluasi Terpadu Sekolah Rakyat (SETARA),” paparnya.

Edwin Tarigan menambahkan, proses penerimaan peserta didik dimulai pada minggu pertama Mei hingga minggu keempat Juni 2026. Selanjutnya, penetapan dan pengumuman peserta didik dijadwalkan pada minggu keempat Juni 2026.
Kemudian pada minggu pertama hingga minggu kedua Juli 2026 akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi calon siswa. Registrasi ulang dijadwalkan pada minggu ketiga Juli 2026. Namun demikian, jadwal tersebut bersifat tentatif dan dapat disesuaikan dengan situasi serta kondisi yang berlaku.
Untuk diketahui, Kabupaten Serdang Bedagai menjadi salah satu daerah di Sumatera Utara yang terpilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen.
Program pendidikan unggulan berasrama gratis ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu mulai jenjang SD, SMP hingga SMA.
Selain mendapatkan pendidikan formal, para siswa juga akan diintegrasikan dengan berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), cek kesehatan gratis, program perumahan, hingga bantuan sosial.
Tak hanya fokus pada akademik, kurikulum Sekolah Rakyat juga menitikberatkan pada pembinaan kedisiplinan serta pemetaan minat dan bakat siswa. (Endang)









