KARO, TOPKOTA.co – Polsek Barusjahe bersama pihak SMA Negeri 1 Barusjahe menggelar razia kendaraan pelajar di lingkungan sekolah, Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan tawuran antarpelajar serta untuk mengantisipasi siswa membawa senjata tajam dan benda berbahaya lainnya ke lingkungan sekolah.
Razia dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dengan melibatkan Kapolsek Barusjahe AKP Budi Edwin M. Naibaho, S.A.P., sejumlah personel Polsek Barusjahe, Kepala SMA Negeri 1 Barusjahe Helenta Br Tarigan, S.Sos., guru bimbingan dan konseling, serta dewan guru.
Petugas memeriksa sejumlah sepeda motor milik pelajar yang berada di lingkungan sekolah. Dari pemeriksaan tersebut, polisi menemukan beberapa senjata tajam yang disimpan di bagian bagasi sepeda motor pelajar.
Atas temuan tersebut, Kapolsek Barusjahe memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pelajar. Mereka diingatkan agar tidak membawa senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolsek Barusjahe AKP Budi Edwin M. Naibaho mengatakan, razia tersebut merupakan bentuk sinergi kepolisian dengan pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak membawa senjata tajam dan tidak mudah terpengaruh ajakan melakukan tawuran. Mari bersama-sama menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan kondusif. Peran orang tua dan guru juga sangat penting dalam mengawasi pergaulan para pelajar,” ujar Budi Edwin.
Menurut dia, pengawasan dan pembinaan terhadap pelajar perlu dilakukan secara bersama-sama. Karena itu, Polsek Barusjahe mengajak pihak sekolah dan orang tua terus memantau pergaulan siswa guna mencegah kenakalan remaja maupun potensi gangguan keamanan sejak dini.
Kegiatan razia berakhir sekitar pukul 09.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. (Ayu)









