IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

MTMD Tinokah: Bupati Sergai Soroti KTP Sehat, Hoaks dan Peluang Ekonomi Bagi Petani Lokal

SERGAI, TOPKOTA.co— Majelis Taklim Dambaan (MTMD) yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Tinokah, Kecamatan Sipispis, Selasa (25/11/2025), menjadi ruang silaturahmi dan penyampaian berbagai program pembangunan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Hadir langsung Bupati Sergai H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H. Adlin Tambunan.

Di hadapan ratusan jamaah, Bupati Darma Wijaya menegaskan bahwa MTMD bukan sekadar pengajian rutin, namun sarana memperkuat kebersamaan sekaligus menyampaikan kebijakan strategis pemerintah daerah.

“Melalui pengajian seperti ini, kita semakin dekat dengan Allah SWT dan mampu menjaga ukhuwah islamiah,” ucapnya.

KTP Sehat: Berobat Gratis dengan Identitas Kependudukan

Bupati membawa kabar baik terkait layanan kesehatan. Ia menyampaikan bahwa masyarakat kini dapat berobat gratis di fasilitas kesehatan terdekat hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Program ini, menurutnya, menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan merata.

MBG dan Peluang Besar untuk Petani Sergai

Bupati Darma Wijaya juga menyoroti keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan suplai pangan dalam jumlah besar. Mulai dari beras, sayuran, telur, hingga daging—semuanya membuka pasar yang luas untuk petani lokal.

BACA JUGA:  Lima Misi Prioritas Untuk Sergai Maju, Tangguh dan Berkelanjutan

“Dengan adanya MBG, hasil panen para petani dapat terserap dengan baik. Ini dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat kita,” jelasnya.

Waspada Hoaks di Era Media Sosial

Menanggapi derasnya arus informasi digital, Bupati turut mengingatkan jamaah agar bijak dalam menerima dan membagikan informasi. Ia menekankan pentingnya menyaring kabar agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks.

Wabup Adlin Tambunan: MTMD Wadah Pembinaan Umat

Wabup Sergai H. Adlin Tambunan menambahkan bahwa konsistensi penyelenggaraan MTMD harus terus dijaga sebagai ruang pembinaan moral dan sosial.

“Pengajian ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak baik. Pemerintah daerah mendukung setiap kegiatan yang memperkuat nilai-nilai tersebut,” ungkapnya. (End)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER