IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Selasa, 17 Februari 2026

Doli Kurnia Tanjung Beri Perhatian Khusus Kasus Predator Anak di Asahan

ASAHAN, TOPKOTA.co – Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung memberikan perhatian khusus terhadap kasus predator anak yang belakangan diketahui memakan korban hingga belasan orang di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Politisi senior Partai Golkar ini mengatakan, fenomena predator anak ini bukanlah penyakit baru di tengah masyarakat dan karenanya harus dihentikan agar tidak ada lagi yang menjadi korban. Hal itu dikatakanya saat ia berdialog langsung dengan orang tua korban di Kisaran, Senin (16/2/2026).

“Saya sudah datangi Kantor Perlindungan Anak Indonesia di Jakarta dan mereka berjanji akan tangani khusus serta serius karena fenomena ini bukan baru. Model kekerasan kekerasan seksual terhadap anak ini menurut saya sangat serius. Anak-anak ini masa depan bangsa kita, jadi kalau mereka terganggu terancam sama juga mengancam masa depan bangsa ini,” ujarnya.

Anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara III ini menyatakan di saat Negara sedang serius menyiapkan kebutuhan fisik anak sekolah yang sehat melalui program Makan Bergizi Gratis dan diganggu mentalnya salah satunya dengan kekerasan seksual oleh orang dewasa di sekitarnya ini menjadi hal yang ironi.

BACA JUGA:  Kapolres Asahan Terima Kunjungan Ketua Pewarta Polrestabes Medan

“Olehkarnanya pada kesempatan ini saya ingin memastikan bahwa kampung saya, daerah pemilihan saya ini jangan ada predator anak seperti ini. Harus jadi perhatian serius,” ucapnya didampingi Ketua DPRD Asahan, Epi Irwansyah Pane.

Doli juga menghimba kepada sekolah-sekolah yang ada di Asahan agar memperhatikan anak-anak didiknya untuk tidak menjadi korban bullying mengakibatkan anak semakin lemah mentalnya setelah ia mendapat kekerasan di luar.

“Tidak hanya di rumah, peran di sekolah juga harus di perhatikan. Jangan sampai anak-anak ini untuk kedua kalinya jadi korban ejekan misalnya dari teman-temannya,” harap Doli.

Sebelumnya, sebanyak delapan anak lainnya yang masih berusia sekolah dasar (SD) didampingi orang tua mereka dan mengaku menjadi korban pencabulan pria berinisial SS (53) mendatangi Polres Asahan pada Senin (16/2/2026) sore untuk membuat laporan.

Jika laporan tersebut diterima, artinya ada total 12 anak yang menjadi korban SS yang diketahui merupakan karyawan BUMN perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan.

Amatan wartawan, selain didampingi orang tuanya, para anak ini juga turut mendapatkan pendampingan dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Asahan dan anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

BACA JUGA:  Bupati Asahan Resmikan Mesjid Jami' Al-Abror Desa Mekar Sari Kecamatan Pulau Rakyat

“Setelah kita melakukan pendampingan termasuk berbicara dengan orang tua korban, ternyata ada korban lain yang baru berani buka suara. Mereka hari ini ikut juga melaporkan didampingi orang tuanya,” kata Ketua LPA Fadli Harun Manurung kepada wartawan.

Sebelumnya, diketahui SS telah dilaporkan atas tindakan pencabulan yang dilakukannya pada Senin, 9 Februari 2026 lalu dengan empat korban. (Dwf)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER