SERDANG BEDAGAI – Kapolres Serdang Bedagai melalui Wakapolres menegaskan adanya potensi kerawanan yang dapat terjadi selama perayaan Tahun Baru Imlek yang bertepatan dengan cuti bersama.
Senin 16/2/2026
Peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas, kecelakaan, hingga meningkatnya tindak kriminalitas.
Hal tersebut disampaikan Wakapolres dalam apel pengamanan yang digelar untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi momentum perayaan Imlek. Ia menekankan pentingnya langkah antisipasi dan pencegahan melalui pengamanan secara terpadu, dengan melibatkan seluruh unsur terkait.
Menurutnya, perayaan Tahun Baru Imlek yang identik dengan meningkatnya kunjungan ke rumah ibadah, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata, memerlukan kesiapsiagaan maksimal dari seluruh personel di lapangan.
“Melalui apel pengamanan ini, seluruh personel diharapkan memiliki kesamaan persepsi, visi, dan tujuan dalam pelaksanaan tugas, serta mengedepankan langkah-langkah preemtif dan preventif,” tegasnya.
Wakapolres juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, khususnya pada objek-objek perayaan dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Pengamanan difokuskan pada rumah ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, serta kawasan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Dengan kesiapan dan sinergi yang solid, diharapkan perayaan Imlek di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
(End/Endang)









