IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Wakapolres Sergai Raih Gelar Doktor, Bedah Strategi Komunikasi Polri di UINSU

MEDAN, TOPKOTA.co – Langkah penguatan kapasitas akademik di tubuh Polri kembali ditunjukkan oleh perwira di jajaran Polda Sumatera Utara.

Wakapolres Serdang Bedagai (Sergai), Kompol Rudy Candra, resmi meraih gelar Doktor setelah mempertahankan disertasinya dalam sidang terbuka Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), Rabu (25/2/2026).

Sidang yang berlangsung di Aula FDK Kampus II UINSU, Medan, ini dipimpin langsung oleh Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. Rudy lulus dengan capaian akademik yang signifikan, yakni IPK 3,90 dengan predikat sangat terpuji (cum laude), menjadikannya doktor pertama dari jajaran personel Polres Sergai.

Perspektif Ilmiah untuk Kepercayaan Publik

Penelitian yang diangkat Rudy berjudul “Strategi Komunikasi Kepolisian dalam Membangun Pencitraan dan Kepercayaan Publik di Sumatera Utara”.

Topik ini menjadi krusial di tengah dinamika sosial masyarakat Sumut yang dikenal kritis dan terbuka. Rudy mencoba membedah bagaimana komunikasi institusi semestinya berjalan bukan sekadar penyampaian informasi, melainkan pendekatan yang lebih strategis dan humanis berbasis keilmuan.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan

Tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Ahmad Tamrin, Prof. Dr. Anang Anas Azhar, Prof. Dr. Abdullah, hingga penguji eksternal Dr. Bakhrul Khair Amal, memberikan apresiasi atas kontribusi pemikiran tersebut bagi pengembangan organisasi Polri ke depan.

Dorongan Untuk Personel Lain

Capaian ini tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga membawa angin segar bagi iklim pendidikan di lingkup kepolisian daerah.

Hadir dalam sidang tersebut, sejumlah rekan sejawat seperti Kompol Budiarto dan Ipda Brimen, yang memberikan dukungan langsung.

Bagi Ipda Brimen, langkah yang diambil seniornya ini menjadi pemantik semangat bagi personel lain untuk terus belajar.

 “Dulu Beliau yang membimbing saya di bidang reserse. Kini, dengan gelar doktor ini, Beliau memberi contoh nyata bahwa tugas lapangan dan pendidikan bisa berjalan beriringan. Ini jadi motivasi bagi saya yang juga sedang menempuh studi S3,” ungkapnya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menggeser paradigma komunikasi kepolisian di Sumatera Utara menjadi lebih berbasis data dan pendekatan ilmiah. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat dapat terbangun melalui interaksi yang lebih kredibel dan terukur antara polisi dan warga. (Ayu)

BACA JUGA:  PUD Pasar Medan Ikut FGD Nilai Ekonomi Sampah

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER