SERGAI, TOPKOTA.co – Pondok pesantren tidak hanya mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan, tetapi juga mampu berdiri tegak di tengah berbagai tantangan bangsa, mulai dari krisis moral, radikalisme hingga kesenjangan sosial dan ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kaharuddin selaku Ketua Tim IV Safari Ramadan Pemkab Sergai, di hadapan para pengurus dan santri Pondok Pesantren Aljamiyatul Muhajirina, Desa Pulo Gambar, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (02/03/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membentuk pribadi yang tangguh, tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.
Oleh karena itu, ia berharap seluruh umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan, semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
Terkait Safari Ramadan, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pemerintah daerah. Tahun ini, Safari Ramadan dibagi ke dalam lima tim yang dipimpin langsung oleh unsur pimpinan daerah dan jajaran pemerintah.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, setiap tim dijadwalkan khusus mengunjungi pondok pesantren. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap peran strategis pesantren dalam membangun generasi masa depan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan apresiasi tinggi terhadap peran pesantren dalam membangun bangsa, sejalan dengan visi Kabupaten Serdang Bedagai sebagai daerah yang maju, tangguh, dan berkelanjutan.
Kepada para santri, ia berpesan agar memiliki cita-cita tinggi, baik di bidang dakwah, pendidikan, pemerintahan, maupun ekonomi. Menurutnya, setiap cita-cita harus dibangun di atas fondasi keimanan dan akhlak yang kuat.
Ia turut mendorong para santri untuk terus menghafal Al-Qur’an, karena kemampuan tersebut diyakini akan memudahkan dalam mempelajari berbagai ilmu, termasuk ilmu pengetahuan modern.
“Teruslah semangat menuntut ilmu. Jadikan Al-Qur’an sebagai dasar dalam membangun masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Aljamiyatul Muhajirina, Irwan Barat, mengapresiasi kunjungan Tim Safari Ramadan Pemkab Sergai. Ia mengungkapkan bahwa sejak beroperasi pada tahun 2022, baru kali ini pesantrennya mendapat kunjungan dari Tim Safari Ramadan pemerintah daerah.
“Kami ucapkan terima kasih atas kunjungan silaturahmi ini. Ini menjadi kebanggaan dan kemuliaan bagi kami, sudah beberapa tahun berdiri baru kali ini ada kunjungan dari Pemkab Sergai,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah, termasuk perhatian Kepala Desa Pulo Gambar yang terus memberikan motivasi, serta perhatian Pemkab Sergai dalam kunjungan tersebut. Ponpes yang telah meraih akreditasi B untuk tingkat Tsanawiyah dan Aliyah itu diharapkan dapat terus berkembang ke depan.
“Kami doakan semoga pimpinan kami diberikan kesehatan sehingga dapat memimpin seluruh daerah ini dengan baik,” tambahnya.
Dalam tausiyah singkatnya, Ustadz M. Azhari mengajak para santri dan seluruh peserta untuk meningkatkan ibadah di bulan Ramadan, terutama memasuki sepuluh hari kedua dan terakhir.
“Dalam bulan suci Ramadan bukan hanya menahan dahaga, malam hari juga ada ibadah. Oleh karena itu, barang siapa yang berpuasa dan memperbanyak ibadah, maka Allah akan mengampuni dosanya,” tutupnya. (End/Endang)









