SCROLL KE ATAS UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Tebar Kebaikan Dengan Bersedekah, Kartini KSJ Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Desa Kuala Tanjung

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Pembina Kartini KSJ Dr Henny Ikhwan SPd MPd bersama tim Pengurus KSJ Pusat saat menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa di Desa Kuala Tanjung Kabupaten Batubara.

BATUBARA, TOPKOTA.co – Sedekah Jumat yang tanpa pernah berhenti dilakukan Komunitas Sedekah Jumat (KSJ), membawa hikmah tersendiri kepada para relawan yang melakukannya.

Seperti yang dilakukan Pembina Kartini KSJ Dr Henny Ikhwan SPd MPd bersama tim Pengurus KSJ Pusat, yang langsung bergerak mengunjungi Desa Kuala Tanjung Kabupaten Batubara, Senin (17/1/2023).

Mendapatkan keberkahan yang luar biasa saat menempuh perjalanan menuju desa terpencil yang sedang melaksanakan kegiatan sunat massal.

Diketahui, Pembina Kartini KSJ Dr Henny Ikhwan mendapat perintah dari Pendiri/ Dewan Pembina KSJ H Ikhwan Lubis SH MH yang tak lain adalah suaminya sendiri untuk berangkat mengunjungi Desa Kuala Tanjung, yang dalam hal ini melaksanakan khitanan massal penyantunan anak yatim dan pemberian sedekah kepada ratusan kaum duafa.

Saat melaksanakan kegiatan KSJ, Dr Henny yang sedang tidak enak badan ini tetap mengikuti perintah suaminya untuk menghadiri kegiatan tersebut. Keberangkatannya menuju lokasi harus ditempuh kurang lebih 4 jam. Dr Henny merasakan mukjizat yang diberikan Allah SWT dengan kesehatan yang luar biasa.

Pembina Kartini KSJ Dr Henny Ikhwan SPd MPd bersama tim Pengurus KSJ Pusat saat menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa di Desa Kuala Tanjung Kabupaten Batubara.

Dirinya tidak merasakan sakit atau lemas dan hal yang merepotkan. Kesehatan timbul dengan sendirinya dan semangat untuk mengunjungi lokasi kegiatan KSJ pun menjadi niat yang harus segera dilakukannya.

Pembina Kartini KSJ, Dr Henny menjelaskan kalau dirinya saat mendapat perintah suaminya sang pejuang duafa yang sedang berada di Jakarta masih merasa kurang enak badan akibat diare yang dideritanya, hingga harus mendapatkan perawatan insentif dengan diberikan infus selama beberapa hari.

Namun, ia harus menaati sang suami yang menyarankan segera berangkat dikarenakan masyarakat telah menunggunya dan sedikit memberi semangat kepada sang istri. “Kalau kita memiliki niat yang baik dan mengerjakannya, Allah SWT pasti memberikan kelancaran buat kita,” jelas Henny.