IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Sambut HUT Bhayangkara, Kapolda Sumut Tanamkan Tradisi Pengambilan Air Suci Sebagai Pemulian Nilai Tribrata

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S MSi saat memberangkatkan tim pengambilan air suci dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (12/06/2023). (Foto: Ayu)

MEDAN, TOPKOTA.co – Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S MSi berangkatkan tim pengambilan air suci di 3 lokasi, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77 yang dilaksanakan di Lapangan KS  Tubun Mapolda Sumut, Senin (12/06/2023).

Tim pengambil air suci ini terdiri dari personil gabungan Brimob, Samapta, Polair dan Lalu Lintas . 3 lokasi pengambilan air suci yaitu, di sumber mata air Situs Benteng Putri Hijau yang terletak di Deli Tua Kecamatan Namorambe, Lau Kawar di Desa Kutagigung Kabupaten Karo dan Aek Sipangolu di Desa Simangulampe Kecamatan Humbahas.

Pengambilan air suci akan dilakukan langsung di sumber utama air mengalir dengan melalui prosesi adat yang berlaku di masing-masing daerah, sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang berlaku. 

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra S MSi saat memberangkatkan tim pengambilan air suci dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 77, di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (12/06/2023). (Foto: Ayu)

Dalam amanatnya sebelum memberangkatkan tim pengambilan air suci, Kapolda Sumut menyampaikan harapannya dengan giat ini dapat menambah kecintaan kita terhadap negara Indonesia, memelihara rasa kesatuan dan persatuan, menumbuhkan kebanggan terhadap Polri.

Nantinya air suci ini akan digunakan untuk pemuliaan nilai-nilai Tribrata dengan mensucikan Panji-Panji Polri Tribrata, yang akan dilaksanakan pada 21 Juni mendatang, dengan menggunakan air suci dari 34 Polda.

BACA JUGA:  Ini Pesan Dansat Brimob Polda Sumut Pada Penutupan Seminar BTWG II di Parapat

Tidak hanya itu, nantinya Polda Sumut juga akan melaksanakan Pensucian Pataka Polda Sumur Satya Bhakti Jaya yang merupakan lambang kesatuan yang bersifat sacral, karena di dalamnya mengandung simbol yang memiliki arti dan makna yang mencerminkan nilai patriotisme dan jati diri Bhayangkara Polda Sumut.

Dalam kegiatan ini, turut hadir pula Wakapolda Sumut, Purnawirawan Polri, PJU Polda Sumut dan Bhayangkari Polda Sumut. (Ayu)