BATAM, TOPKOTA.co – Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H.,M.Si menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) sekaligus penutupan kegiatan yang berlangsung di Ballroom Grand Lotus, Hotel Aston, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (20/1/2026).
Rakernas APKASI XVII Tahun 2026 secara resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan bahwa Indonesia berpeluang menjadi kekuatan ekonomi dunia peringkat keempat atau kelima pada tahun 2045, dengan syarat kepala daerah berani melakukan investasi besar-besaran pada pembangunan sumber daya manusia (human capital).
Mendagri juga menyoroti sejumlah program strategis nasional, seperti Sekolah Rakyat dan program makan bergizi gratis, sebagai langkah konkret pemerintah pusat dalam memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Ia mengingatkan para kepala daerah melalui pengalamannya melihat langsung kondisi anak-anak di pelosok Papua yang masih mengalami malnutrisi. Mendagri juga memberikan perhatian serius terhadap efisiensi dan profesionalisme pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sekitar 30 persen dari 1.091 BUMD di Indonesia saat ini masih mengalami kerugian. Mendagri mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menghambat investasi, khususnya usaha kecil dan menengah, dengan pungutan yang tidak perlu. Ia menekankan pentingnya menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan kondusif.
Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menyampaikan laporan hasil perumusan kebijakan strategis dari 416 kabupaten anggota APKASI. APKASI telah meluncurkan buku 25 Praktik Terbaik Pemerintah Kabupaten sebagai upaya mendorong inovasi daerah di tengah berbagai tantangan.
Rakernas APKASI XVII menghasilkan 17 rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti dalam perumusan kebijakan nasional. (Solong)









