LIMA PULUH, TOPKOTA.co – Personel Polsek Lima Puluh melaksanakan pengamanan PT Socfindo Indonesia Kebun Tanah Gambus yang berencana melakukan pemanenan dan perawatan tanaman di lahan sengketa dengan Kelompok Tani Tanah Perjuangan Desa Simpang Gambus.
Kegiatan berlangsung Senin, 5 Mei 2026 mulai pukul 06.00 WIB hingga selesai di Perkebunan Socfindo Simpang Gambus. Apel kesiapan personel dipimpin langsung Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala, S.H. sebelum tim bergerak ke lokasi pengamanan.
Sebanyak 10 personel terlibat, antara lain Waka Polsek IPTU Andi Situmorang, S.H., IPDA Yulfian Tarigan, AIPTU Elijhon Manurung, S.H., AIPTU Adi K. Damanik, S.H., AIPDA Salamat, AIPDA Sahat Butar Butar, AIPDA Khardiansyah Rivaldi, BRIPTU Cenjukia Lumban Toruan, S.H., dan BRIPTU Firman V. Situmorang.

Sekira pukul 06.30 WIB, tim tiba di Posko Kelompok Tani Tanah Perjuangan Blok 9 dan memonitor 2 anggota pok tani yang sedang standby. Pukul 06.50 WIB, personel patroli ke portal pintu masuk lokasi sengketa. Di Titi Empat Juta terpantau sekitar 20 orang Pok Tani Tanah Perjuangan berkumpul.
Mereka berkumpul untuk mengantisipasi kabar karyawan PT Socfindo akan melaksanakan pemanenan di sekitar Blok 9 yang masih berstatus sengketa. Hasil monitoring di lapangan, pihak PT Socfindo Tanah Gambus belum melaksanakan kegiatan pemanenan di lokasi sengketa.
Polsek Lima Puluh telah menyampaikan kepada Pok Tani Tanah Perjuangan agar tidak membuat tindakan yang bertentangan hukum dan tetap berpegang pada kesepakatan dengan PT Socfindo.
Hingga laporan dibuat situasi masih terkendali. Polsek Lima Puluh akan terus memantau perkembangan di lahan sengketa tersebut. (Solong)









