IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Penghujung Tahun 2025, Polres Pelabuhan Belawan Paparkan Berbagai Kasus dan Keberhasilan Tekan Angka Kriminalitas

MEDAN, TOPKOTA.co – Patut diapresiasi kinerja Polres Pelabuhan Belawan di penghujung tahun 2025, Kapolres AKBP Wahyudi Rahman, S.H., S.I.K., M.M., CHR., CBA., didampingi wakapolres Belawan, Kabagops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasi Humas, dan PJU lainnya, paparkan berbagai kasus tindak pidana kejahatan (TPK) dan keberhasilannya mengungkap kasus sebanyak 3.055 perkara tindak pidana sepanjang tahun 2025, dari jumlah tersebut, 1.436 perkara berhasil diselesaikan atau sekitar 47 persen.

Hal itu disampaikan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman saat kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar di Aula Polres Pelabuhan Belawan Selasa, (30/12/2025) Pukul 16.00 WIB.

Kapolres menjelaskan jumlah tindak pidana sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024, tercatat 3.173 jumlah tindak pidana (JTP) dengan 1.461 kasus tindak pidana (PTP) yang ditangani.

Untuk kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 tercatat 312 kejadian, dengan 432 kasus penanganan dan 53 korban meninggal dunia. Angka ini juga menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 371 kejadian kecelakaan, 460 kasus, serta 70 korban meninggal dunia.

BACA JUGA:  Danyonmarhanlan l Belawan Ikuti Safari Personel Virtual Pasmar l

Sementara itu dalam penindakan tindak pidana narkoba, Polres Pelabuhan Belawan mengungkap 314 kasus JTP dan 317 PTP sepanjang tahun 2025, dengan barang bukti berupa ganja, sabu, dan ekstasi. Tingkat penyelesaian perkara mencapai 98,90 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 365 JTP, 317 PTP, dan penyelesaian perkara hingga 115, 14 persen.

AKBP Wahyudi Rahman juga menyebutkan sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap, antara lain pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pungutan liar (pungli), tawuran, premanisme di jalan tol, bajing loncat, narkoba, serta perjudian tembak ikan.

Dalam upaya menekan gangguan kamtibmas khususnya aksi tawuran, Polres Pelabuhan Belawan melakukan langkah preemtif melalui bimbingan dan penyuluhan secara door to door serta penggalangan tokoh masyarakat. Selain itu, dilakukan upaya pencegahan berupa patroli rutin di lokasi rawan dan pendirian pos pengamanan.

“Upaya represif juga kami lakukan dengan penangkapan pelaku tawuran, baik yang melakukan pengerusakan, presentasi, maupun membawa senjata tajam,” tegas Kapolres.

BACA JUGA:  Dapat Hadiah Umroh dari Bobby Nasution, Peserta Baitil Aqram Pemuda Muhammadiyah Bersyukur dan Tak Menyangka

Sambung ia lagi “Rilis akhir tahun ini sekaligus merefleksikan instruksi Bapak Kapolda Sumatera Utara, IRJEN POL Whisnu Hermawan F.  S.I.K., M.H., untuk menghadirkan pelayan publik yang Presisi, Prediktif, Responsibility, Transparansi dan Berkeadilan”, ujar Kapolres.

Terkait pengamanan pergantian malam tahun baru 2025 – 2026 Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan Operasi Lilin Natal dan Tahun Baru dengan menurunkan ratusan personel untuk mengantisipasi tawuran, kemacetan lalu lintas, serta pengamanan ibadah di gereja. Sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan juga didirikan.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar merayakan tahun baru ini secara sederhana, tidak melakukan pawai keliling, serta tidak menyalakan petasan dan kembang api demi menjaga situasi kamtibmas. Ia juga mengajak masyarakat menunjukkan empati terhadap saudara – saudara kita yang terkena bencana alam di Sumatera Utara yaitu Tapanuli Tengah (Tapteng), Sibolga, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh. (Ayu)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER