IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Pemkab Sergai Percepat Implementasi DTSEN, Tekankan Akurasi Data Bansos

SERGAI, TOPKOTA.co – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) menggelar Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemantapan Pemanfaatan dan Pemadanan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Tahun 2026 di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sergai H. Darma Wijaya yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Sergai dr. Syari Aldi Saragih, para operator PKH desa, pendamping PKH Kemensos, Tenaga Kesehjateraan Sosial Kecamatan, para Kasi Kesos kecamatan serta perwakilan BPS Kabupaten Sergai.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten Pemerintahan menegaskan bahwa akurasi data menjadi salah satu tantangan terbesar dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan dan penyaluran bantuan sosial.

“Seringkali bantuan tidak tepat sasaran karena data yang digunakan tidak diperbarui atau belum terintegrasi dengan baik,” ujarnya.

Ia menyampaikan, pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 telah mengamanatkan percepatan implementasi DTSEN sebagai basis utama penyatuan data sosial ekonomi nasional.

BACA JUGA:  Putri Asal Sergai Juara MTQ Internasional, Bupati Darma Wijaya Ungkapkan Rasa Bangga

Menurutnya, Kabupaten Sergai harus segera bertransformasi dari penggunaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) lama menuju sistem DTSEN yang dinilai lebih akurat, komprehensif, dan berkelanjutan.

Bupati juga meminta seluruh camat dan kepala desa memastikan proses pendataan dilakukan secara jujur dan sesuai kondisi riil di lapangan. “Data yang dikirim ke pusat harus valid, by name by address, agar tidak ada lagi warga miskin yang luput dari bantuan,” katanya.

Selain itu, Darma Wijaya menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung implementasi DTSEN. Ia meminta seluruh instansi, mulai dari Bappeda hingga pemerintah desa, menghilangkan ego sektoral dan mengintegrasikan data ke dalam sistem yang sama.

Ia berharap seluruh peserta bimtek dapat memahami materi yang disampaikan dan segera menerapkannya di wilayah masing-masing. “DTSEN bukan sekadar angka, melainkan alat kebijakan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Sergai mengajak seluruh pihak menjadikan data yang akurat sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah. “Selamat bekerja, mari kita jadikan data yang akurat sebagai kunci sukses pembangunan,” tutupnya. (End)

BACA JUGA:  Di Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-20, Bupati Ajak Seluruh Pihak Bangun Sergai