IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

KKSS Resmi di Pimpin Bupati Morowali Mengajak Semua Kerukunan Satukan Langkah Membangun Daerah

MOROWALI, TOPKOTA.co — Kabupaten Morowali telah mencatat sejarah penting dalam perjalanan sosial dan kebersamaan masyarakatnya. Dua organisasi besar yakni Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) resmi melaksanakan pelantikan pengurus secara bersamaan, Sabtu (14/02/2026), di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali, Desa Matansala, Kecamatan Bungku Tengah.

Dalam momentum bersejarah itu, Bupati Morowali, Iksan Baharuddin Abd Rauf, resmi dilantik sebagai Ketua KKSS Kabupaten Morowali, sementara Hamlin, S.Hut ditetapkan sebagai Ketua KKST Kabupaten Morowali.

Acara berlangsung meriah dan penuh makna, dihadiri oleh ratusan warga, tokoh adat, serta perwakilan berbagai paguyuban dan organisasi masyarakat. Hadir pula Sultan Buton ke-41, Paduka Yang Mulia (PYM) Ir. H. La Ode Muhammad Sjamsul Qamar, M.T., IPU, yang menjadi salah satu tamu kehormatan. Kehadirannya menambah nilai historis acara bertema “Merajut Kebersamaan dan Harmonisasi Membangun Morowali Juara, Morowali Tangguh di Bumi Tepe Asa Moroso” itu.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Mauluddin, M.Fil.I, dalam sambutannya menyebut pelantikan bersama dua kerukunan besar ini sebagai momentum langka dan bersejarah di Morowali. “Ini ide cemerlang Bupati Morowali yang ingin menyatukan seluruh keberagaman masyarakat dalam satu wadah kebersamaan, ” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

BACA JUGA:  Siswa SMP Diajak Peduli Sampah Bersama PT IMIP Pegiat Lingkungan Bahodopi

Dalam kesempatan itu, Sultan Buton ke-41 juga menyampaikan pesan kebudayaan penuh makna. Ia mengingatkan pentingnya menjunjung nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat seperti Omama Siaka (saling menyayangi), Owangkakataka (saling menghargai), Opiapiara (saling menolong), dan Pomamasiaka (menjaga kehormatan sesama). “Empat nilai ini masih relevan hingga kini untuk menjaga keharmonisan dan persatuan, ” pesan Sultan disambut tepuk tangan meriah.

Sementara itu, Bupati Iksan Baharuddin Abd Rauf dalam sambutannya menegaskan bahwa keberagaman suku dan budaya harus menjadi kekuatan, bukan perbedaan yang memisahkan.

“Baik KKSS, KKST, maupun kerukunan lainnya di Morowali harus bersatu untuk membangun daerah ini. Jangan perdebatkan perbedaan suku, tapi bagaimana kita bisa bersama membangun Morowali yang lebih maju, ” tegasnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat diundang oleh salah satu kerajaan di Pulau Jawa dan dianugerahi gelar kehormatan. “Saya bukan keturunan Jawa, tapi diterima sebagai sahabat kerajaan. Dari situ saya belajar bahwa nilai sejati seorang pemimpin adalah mampu mengayomi siapa pun tanpa memandang asal-usul, ” ujarnya.

BACA JUGA:  Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 1311-03/Petasia Laksanakan Pendampingan Kepada Petani Jagung di Desa Togo Mulya

Dalam penutup sambutannya, Bupati Iksan menyerukan pentingnya kebersamaan untuk mencapai tujuan bersama. “Apapun perbedaan kita, tujuan kita satu, membangun Morowali yang lebih baik, lebih maju, dan menjadi daerah yang kita banggakan bersama, ” pungkasnya dengan semangat, disambut tepuk tangan gemuruh hadirin.

Pelantikan bersama ini menjadi simbol nyata semangat persaudaraan dan sinergi antar masyarakat lintas etnis di Morowali. Pemerintah daerah berharap, momentum ini mampu memperkuat solidaritas dan mempercepat pembangunan menuju “Morowali Juara, Morowali Tangguh”. (Rpdm)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER