SCROLL KE ATAS UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Kapolres Batubara Hadiri Sidang MPL Persekutuan Gereja-Gereja Wilayah Sumut Tahun 2023

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Kapolres Batubara AKBP Jose DC Fernandes SIK saat menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara Tahun 2023.

BATUBARA, TOPKOTA.co – Kapolres Batubara AKBP Jose DC Fernandes SIK mewakili Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak MSi, menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara Tahun 2023, yang digelar di Hotel Singapure Land City Desa Perjuangan Kec. Sei Balai Kab. Batubara, Kamis,(12/1/2023).

Selain Kapolres Batubara, kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Sumatera Utara diwakili Harianto Butar-Butar SE MSi, Kanwil Kemenag Sumatera Utara Yunus Bangun, Bupati Batubara diwakili Asisten I Pemkab Batubara Rusian Heri, Dandim 0208/AS diwakili Danramil Pulau Raja Kapten Inf TH Simanjuntak, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran Diwakili Tetty Siska, FKUB Batubara Adnan Haris, Ketua Umum PGI Wilayah Sumatera Utara Pdt Dr Victor Tinambunan MSt, para PJU Polres Batubara dan Kapolsek Labuhan Ruku AKP Ferry Kusnadi SH MH.

Adapun rangkaian kegiatan tersebut, ditandai pemukulan gong tanda pembukaan sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL), dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hening Cipta.

Dalam sambutan, Gubernur Sumatera diwakili Harianto Butar-Butar SE MSi menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya Sidang Majelis Pekerja Lengkap dan Sidang Wilayah, semoga dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat untuk semua. “Berbeda pendapat dalam satu organisasi adalah wajar, namun jangan sampai perbedaan itu membuat kita pecah, dan semoga PGI bisa turut membantu untuk mendukung menciptakan kamtibmas yang aman dan nyaman,” pinta Hatianto Butar-Butar.

Mewakili Kanwil Kemenag Sumatera Utara Yunus Bangun menyampaikan semoga GPIW-SU bisa mendukung dan membantu program pemerintah dan menjadi promotor untuk anak muda, agar bisa kompak dan menolong sesama baik seagama maupun yang berbeda.

Kapolres Batubara AKBP Jose DC Fernandes SIK saat menghadiri Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sumatera Utara Tahun 2023.

Yunus berharap sebagai wadah Gereja-gereja yang ada di Sumatera Utara, hendaknya PGI mempunyai visi dan misi untuk membangun bangsa dan bersama-sama bergandengan tangan.

Sementara, Bupati Batubara Ir H Zahir MAP diwakili Asisten I Rusian Heri dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya sidang MPL ini, segenap pengurus dan anggota dapat meningkatkan kolaborasi dengan pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan yang lainnya, agar tetap terciptanya keharmonisan di tengah-tengah masyarakat.

Lanjutnya, sebagai organisasi keagamaan yang telah lama berdiri, tentu saja diharapkan sumbangsihnya di wilayah Sumatera Utara dalam pembangunan, terutama dalam religius keimanan, sosial kemasyarakatan dan kenegaraan.

Untuk itu pinta Rusian, sinergitas antara pengurus dengan pemerintah daerah mesti terus bekerja dengan baik. “Semangat kemitraan yang selama ini terbangun haruslah tetap dipererat dan ditingkatkan, dalam mewujudkan daerah kita yang lebih baik lagi kedepannya,” ujar Rusian Heri.

Kemudian Rusian Heri menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Batubara sangat mengharapkan peran serta semua umat, baik itu pemuka agama, pastur maupun tokoh gereja serta tokoh masyarakat, dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang tengah dihadapi.

‚ÄúPemerintah kabupaten Batubara akan mendukung semua kegiatan positif yang akan disusun dalam sidang MPL oleh PGI wilayah ini. “Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas kepeduliannya dalam menciptakan masyarakat yang religious, dan semoga aktivitas jalinan kerjasama yang kita bina selama ini akan saling memberikan makna,” harapnya.

Sedangkan Ketua Umum PGIW-Sumut Pdt Dr Victor Tinambunan MSt dalam pidatonya mengatakan, resesi ekonomi akan berdampak luas di kehidupan bisa sampai ke gereja-gereja. “Saat ini ada 4 masalah yang dihadapi oleh Indonesia, yaitu krisis ekologi, narkoba, kejahatan cyber dan sebagainya serta radikalisme,” ujar Pdt Victor.

Untuk itu kata dia, gereja gereja, hamba-hamba Tuhan agar hadir untuk umat Kristen dan masyarakat luas sebagai pemecahan masalah, dan jangan menjadi sumber masalah. “Jangan jadikan perbedaan kita jadi perpecahan, dikarenakan kita punya kasih yang menjadi pemersatu kita bersama,” pintanya.

Kemudian beliau mengucapkan terimakasih kepada pihak panitia, owner hotel dan pihak pengamanan, sehingga kegiatan yang dilaksanakan berlangsung dengan hikmat dan lancar. (Solong)