IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Kabag Penum Div Humas Polri: Radikalisme Dan Terorisme Adalah Musuh Kita Bersama

BATUBARA, TOPKOTA.co – Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Drs H Ahmad Ramadhan SH MSi M.H mengunjungi dan menggelar Focus Group Discussing Pencegahan dan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme di Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Desa Guntung Kec. Lima Puluh Pesisir Kab. Batubara, Kamis (26/8).  

“Radikalisme dan terorisme adalah musuh kita bersama. Bahwa teroris dan radikalisme sudah menyerang kaum milenial dan anak muda,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, paham radikal di era sekarang ini tersebar melalui handphone dan internet. “Paham radikal harus ditangkal bersama sejak dini. Untuk itu saya mohonkan kepada pimpinan pondok pesantren dan para pengasuh Santri untuk menciptakan kecintaan terhadap Negeri,” pintanya.

Sedangkan, Kapolres Batubara AKBP H Ikhwan Lubis SH MH pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada tim dan rombongan yang telah datang ke wilayah Batubara untuk menyampaikan materi tentang Paham Radikal dan Terorisme. “Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi kita semua,” harapnya.

Di tempat yang sama, pimpinan sekaligus Pendiri Pondok Pesantren Modern Darussalam Guntur Batubara Al – Ustadz Aidil Fithrah SPd MA AL berharap, semoga kegiatan yang dilakukan ini dapat memberikan manfaat bagi para santri. “Bahwa Pondok Pesantren ini didirikan dengan semangat Nasionalisme untuk mendidik para santri agar berguna bagi nusa dan bangsa. Terima kasih kepada tim dan rombongan yang telah datang ke pondok kami,” ujarnya.

BACA JUGA:  Peringati Hut Bhayangkara Ke 78, Kapolsek Lima Puluh Anjangsana ke Rumah Warga Yang Sakit Struk

Selain itu, Al – Ustadz Aidil Fithrah juga mengatakan Kepolisian merupakan benteng-benteng yang dapat menciptakan umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan aman.

Sementara, penyampaian materi oleh Badan Penanggulangan Ekstrim dan Terorisme MUI Pusat dalam materinya mengatakan guru dan pelajar harus berjalan beriringan dengan pemerintah untuk menciptakan kemaslahatan ummat. “Agama dan negara merupakan dua buah sisi koin mata uang yang tidak bisa dipisahkan, serta jangan membenci orang secara berlebihan dan moderat sehingga dapat menciptakan sifat radikal,” katanya.

Kegiatan Fokus Group Discussion (FGD) dirangkai dengan pemberian paket sembako dan tali asih kepada santri/santriwati.

Turut hadir dalam kegiatan FGD, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi SIK SH, Kasubbag Berita Divhumas Polri AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi, Ustad Muhammad Makmun Rasyid SUd MAg, Ustad Zulfan, pendiri Ponpes Darusalam Guntur Batubara Al Ustadz Aidil Fithrah SPd MA AL, Kapolres Batubara AKBP Ihkwan Lubis SH MH, Kasubbag Humas Polres Batubara AKP Niko Siagian ST SH dan personil Polres Batubara. (Solong)

BACA JUGA:  Sambangi Desa Binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Labuhan Ruku Ajak Warga Pilkades Damai