SCROLL KE ATAS UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

BPBD Provsu dan BPBD Labuhanbatu Salurkan Bantuan Sembako Kepada Korban Banjir

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on skype
Kaban BPBD Labuhanbatu Drs Darwin Yusma MAP.

LABUHANBATU, TOPKOTA.co – Kaban BPBD Labuhanbatu Drs Darwin Yusma MAP melalui Kabid Darurat Logistig Sulkani Nst SSTP menyerahkan bantuan untuk warga Desa Emplasmen Aek Nabara kepada Kepala Pemerintah Kecamatan Bilah Hulu Muhammad Kamisdan Ritonga, di aula kantor kecamatan, Rabu (18/01/2023).

Bantuan berupa sembako ini serta bantuan logistik lainnya langsung diserahkan kepada warga masyarakat terdampak bencana alam banjir yang terjadi pada 27 Desember 2022 lalu di Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu  Aek Nabara.

“Adapun bantuan yang disalurkan berupa sembako berisi mie instan, kain sarung, selimut serta perlengkapan keperluan rumah tangga lainnya. Kami berharap bantuan yang berasal dari BPBD Provinsi Sumut dan BPBD Kabupaten Labuhanbatu dapat bermanfaat dan bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir,” ujar Sulkini.

BPBD Provinsi Sumut melalui BPBD Labuhanbatu saat menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Bilah Hulu, Rabu (18/01/2023). (Foto: Dody)

Ia juga mengatakan hingga ini masyarakat Bilah Hulu yang terkena musibah bencana alam banjir sudah bisa merasakan kehadiran pemerintah sebagai wujud kepedulian dari pemerintah.

Demikian juga disampaikan Kabid Rehap dan Rekonstruksi Ahmad Albar ST melalui staf Daniel Manurung MKM, bahwa tujuan kedatangan pihak BPBD Labuhanbatu untuk meninjau dan mendata warga yang terdampak banjir.

“Kami akan selalu tanggap dan siap membantu warga jika sewaktu-waktu terjadi musibah bencana alam. Kami langsung melakukan koordinasi yang baik kepada pihak setempat termasuk kepada pihak perusahaan PTPN 3 yang juga peduli dan siap membantu warga terkena banjir, karena BPBD Labuhanbatu selalu sigap bergerak cepat mengambil tindakan, agar musibah bencana alam banjir seperti ini kedepannya bisa diminimalisir dengan cepat,” pungkas Daniel Manurung mengakhiri. (Dy)