SERGAI, TOPKOTA.co – Pantauan dilokasi pada Rabu (21/1/2026), Peralihan fungsi lahan seluas sekitar 40 rante di areal afdeling ll, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tersebut berdekatan dengan areal pembibitan kelapa sawit tersebut. Terlihat pekerja sedang merawat tanaman semangka. Kemudian terlihat pipa panjang sengaja dipasang digunakan mengalirkan air untuk penyiraman.
“Saya disuruh pak Jayus bekerja disini, tanaman semangka ini sudah berumur sekitar 1 bulan. Kalau upah kami dihitung dengan persen keuntungan. Jadi modal terlebih dahulu dikeluarkan, kemudian keuntungan dibagi dua untuk kami. Biasanya modal per rante Rp1 juta, jadi kalau ini modalnya Pak Jayus sekitar Rp40 juta. Kalau hasil panen sekitar 500 Kg/rante itu paling sedikit, biasanya sekitar 1 ton/rante pak.
kami bekerja disni tiga orang pak” Ungkap Kojek yang mengaku warga Suka Jadi saat dikonfirmasi di areal, Rabu (21/1/2026).
Mengingat areal yang ditanam semangka berada di pinggir jalan dan dekat dengan kantor Afdeling ll itu, sehingga diduga kuat ada keterlibatan Yudi selaku Manager Kebun Adolina yang sengaja melakukan pembiaran izin yang didasari dengan kesepakatan antara Manager dengan pihak serikat pekerja perkebunan Adolina (SPBUN Adolina).
Jayus ketua SPBUN Adolina saat dikonfirmasi mengakui dirinya yang menanam semangka di areal tersebut dengan mengatasnamakan SPBUN telah mendapatkan izin dari Manager.
“Ya, karena lahan itu kosong tidak ditanam bibit kelapa sawit, jadi saya manfaatkan untuk menanam semangka dan itu sudah mendapat izin dari Manager. Saya.kan ketua SPBUN Adolina” Ungkapnya.
Sementara itu, Yudi Manager Adolina saat dikonfirmasi via whatsapp terkait dasar mengizinkan menanam semangka belum memberikan penjelasannya. Namun, Asisten Kepala (Askep) Kevin mengatakan, dalam penanaman semangka tersebut, tidak ada kaitannya dengan kebun Adolina.
“Kebun Adolina tidak ada sangkut pautnya dalam penanaman semangka” Ucapnya singkat sembari memutuskan komunikasi via seluler. (End)









