SERGAI, TOPKOTA.co – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan meninjau kawasan Alun-Alun Sergai sebagai persiapan penataan kawasan yang direncanakan direalisasikan pada Tahun Anggaran (TA) 2026.
Penataan tersebut meliputi pembangunan 30 unit lokasi usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pembangunan tembok penahan tanah (TPT) guna memperkuat infrastruktur di kawasan alun-alun.
Dalam peninjauan itu, Bupati Darma Wijaya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sergai Abdul Rahman Purba, ST, MSP.
Di sela kegiatan, Darma Wijaya mengatakan penataan kawasan Alun-Alun Sergai merupakan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
“Kami ingin Alun-Alun Sergai menjadi ruang publik yang tertata rapi.
Nantinya akan disediakan 30 unit tempat bagi pelaku UMKM agar aktivitas usaha lebih teratur dan pengunjung merasa nyaman. Selain itu, pembangunan TPT juga menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur kawasan ini,” ujar Darma Wijaya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan menyampaikan bahwa penataan kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Alun-Alun Sergai sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM.
“Dengan penataan tersebut, Pemkab Sergai berharap Alun-Alun tidak hanya menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi masyarakat untuk berolahraga maupun berbagai aktivitas lainnya, tetapi juga menjadi kawasan yang lebih representatif bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” ungkap Adlin.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUTR Sergai Abdul Rahman Purba memastikan rencana pembangunan infrastruktur akan disesuaikan dengan perencanaan teknis dan ketersediaan anggaran sehingga dapat direalisasikan pada Tahun Anggaran 2026.
Melalui penataan ini, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai berharap Alun-Alun Sergai dapat menjadi ruang publik yang lebih tertata, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampu mendukung perkembangan UMKM di daerah. (End)









