IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

76 Kepala Desa se-Deliserdang Dilantik Bupati Deli Serdang, Wartawan Dihalangi Masuk

DELI SERDANG, TOPKOTA.co – Pengambilan sumpah dan jabatan 76 kepala desa yang terpilih ,masa priode 2026- 2034, se Deliserdang, di selenggarakan di gedung graha bineka pemkab Deliserdang . Pada Kamis, 25/6/2026. Berlangsung hidmat

Turut hadir unsur Forkopinda pemerintah kabupaten Deliserdang, Bupati Deli Serdang: dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked(PD)., Sp.PD, Wakil Bupati Deli Serdang: Lom Lom Suwondo, S.S, Kapolresta Deli Serdang: Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si, Dandim 0204/Deli Serdang: Letkol Arh. Agung Pujiantoro, S.H.atau yang mewakili dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Deli Serdang: Sapta Putra, S.H., M.Hum.

Bupati Deliserdang, Dr Asri Ludin Tambunan, dalam pidatonya, berhararap kepada 76 kepala desa yang terpilih dalam tahap ke II , di Deliserdang, agar melaksanakan tugas pokok dan pungsinya sebagai pimpinan di tingkat desa.sebaik baik nya,

Bupati berpesan kepada kepala desa definitif yang terpilih, jangan sampai ada kepala desa yang menyalah gunakan anggaran dana desa, melainkan harus mampu ber inofasi meningkat kan pendapatan dari hasil PBB

BACA JUGA:  Camat Labuhan Deli Peringati HKN dan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung PKBM

Pada pelantikan tersebut, wartawan di persulit dan di batasi untukmelakukan tugas jurnalis peliputan. Hal ini, dialami oleh Paulus Limbong, wartawan Analisasiber news.com, yang sejak pagi sudah stay di lokasi.

Seketaris dinas PMD Deliserdang bernama Yuzri Azlan Nasution, tidak memperboleh kannya masuk ke ruang pelantikan.

Sempat terjadi perdebatan antara Yuzri Azlan Nasution dengan Paulus Limbong, dengan membentak wartawan. “Abang ada terdaftar di sini, untuk meliput. Saya sudah capek di lapangan. Ayo kita keluar, saya pun sudah capek di lapangan,” bentak Yuzri.

Ketika dikonfirmasi secara , Yuzri Azlan mengaku, dirinya seketaris dinas Pemberdayaan masarakat desa (PMD) Deliserdang.

Sementara sembari mengeluarkan surat tugas nya, Paulus Limbong berusaha memperlihatkan identitas bahwa dirinya seorang wartawan yang resmi.

Insiden kesalahpahaman antara Paulus Limbong (wartawan) dan sekdis PMD, tersebut, dengan cepat dilerai oleh petugas salpol PP yang bertugas di lokasi. (Ayu)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER