IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Bupati Sergai Ajak Santri Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup Pada Pelepasan Santri Tahfidz Darul Zakir Alwi

SERGAI, TOPKOTA.co – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya mengajak para santri dan santriwati untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Kamis (4/6/2026)
Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri acara pelepasan santri di Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Zakir Alwi.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dengan itu, insyaallah anak-anak akan memiliki arah dan pegangan dalam menjalani kehidupan,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pesantren yang telah berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Serdang Bedagai.

Menurutnya, pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga berakhlak mulia.

Ia menilai komitmen pesantren dalam memberikan akses pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu merupakan langkah yang sangat mulia dan patut mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Pesantren ini hadir bukan untuk mencari keuntungan. Tujuannya mulia, agar anak-anak yang kurang mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan dan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak,” katanya.

BACA JUGA:  Calon Bupati Sergai Darma Wijaya Kunjungi Korban Kebakaran di Sei Buluh

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Sergai sekaligus Bunda Yayasan Nur Indah Mutiara Asshufi, Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, mengingatkan para orang tua agar terus memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Saya berharap para orang tua terus memotivasi anak-anaknya. Sekolah itu bukan sekadar tamat, tetapi bagaimana kita memikirkan masa depan mereka,” ujarnya.

Rosmaida juga berharap para lulusan angkatan pertama Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Zakir Alwi dapat menjaga nama baik almamater serta terus melanjutkan pendidikan dan semangat menuntut ilmu di jenjang berikutnya.
Acara pelepasan berlangsung sederhana namun sarat makna.

Suasana haru menyelimuti kegiatan ketika para santri dan santriwati mengikuti prosesi basuh kaki orang tua sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas perjuangan mereka. Prosesi tersebut diwarnai isak tangis haru dari para santri, orang tua, maupun tamu yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Sergai H. Azrul Aswan Sirait, S.H.I., M.M., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Dolok Masihul Jimmy Louis Karona Purba, SE, para kepala desa, pengurus Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Zakir Alwi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat. (Endang)

BACA JUGA:  Bupati Sergai Darma Wijaya Bahas Empat Konsensus Bangsa di Lemhannas RI

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER