IKLAN - SCROLL UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

DPRD Sumut Minta Polisi Berempati Terhadap Masyarakat, Judi Togel Aseng Kayu Ditindaklanjuti Polres Sergai

SERGAI, TOPKOTA.co – Setelah tuai sorotan publik, praktik perjudian Toto Gelap (Togel) Aseng Kayu (AK) yang dikenal aman dan kebal hukum, perlahan Polres Serdang Bedagai (Sergai) Polda Sumatera Utara (Sumut) pun angkat suara.

Kapolres Sergai AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu melalui Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Binrot Situngkir menjawab normatif akan fenomena menjamurnya judi tebak angka di wilayah kerjanya itu.

” Siap kami cek dan tindaklanjuti ya. Trims Infonya ” tulis AKP Binrot Situngkir singkat, Selasa (03/02/2026).

Disinyalir angkat suaranya Polres Sergai setelah adanya permintaan dari Lembaga Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara agar Polda Sumut bersama jajaran untuk berempati terhadap masyarakat yang menjadi korban dari peredaran judi togel.

Penegasan itu sebelumnya disampaikan oleh Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Fraksi PDI Perjuangan, Henry Dumanter Tampubolon mendesak Polisi untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap dampak negatif yang ditimbulkan atas maraknya perjudian Togel Aseng Kayu (AK) di Wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Dalam kesempatan tersebut, Henry Dumanter Tampubolon mengatakan ditengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit, marak perjudian togel dapat mematikan kehidupan rakyat kecil kata dia.

” Kita dalam ekonomi yang sulit ini berharap togel ini tidak makin mematikan kehidupan rakyat kecil, karena kita tau pelanggan togel ini orang-orang yang bermimpi untuk kaya dengan cepat, artinya biasanya ataupun umumnya adalah kalangan masyarakat bawah” tandas legislator berlambangkan banteng itu.

BACA JUGA:  Polres Morowali Olah TKP Kebakaran Menara Scrubber PT SLNC

Dalam hal ini, Henry Dumanter meminta kepada Polda Sumut bersama jajaran supaya lebih tegas. Tambahnya, Aparat Penegak Hukum (APH) yang memiliki tugas dalam melindungi masyarakat dari gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kambtibmas) agar peka, kasian rakyat itu, ujarnya.

” Karena mereka kan orang-orang bermimpi untuk jadi kaya dengan cara cepat, tanpa menyadari bahwa sesungguhnya warga telah menjadi korban dalam hal ini, artinya masyarakat akan semakin sulit ekonominya. Itu saya minta Pak Kapolda memimpin aparatnya untuk semua jajaran Kapolres agar menekan peredaran judi togel dan jika hal ini dilakukan, hal ini bakal berimbas terhadap tolak ukur keberhasilan Polda Sumut beserta Polres jajaran atas kebehasilannya untuk meminimalisir judi togel di daerahnya” tutupnya.

Nama pemegang perjudian Toto Gelap (Togel) sudah kerab disorot media massa di Sumatera Utara, namanya disebut – sebut bernama Aseng Kayu. Nama Aseng Kayu sudah cukup familiar di kalangan masyarakat. Tidak hanya menjadi konsumsi publik, nama “sakti” tersebut juga diketahui oleh Pejabat Utama Polda Sumut.

Berulangkali disampaikan kepada Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Kombes Pol Ricko Taruna Maaruh mengenai keresahan masyarakat atas dampak perjudian togel Aseng Kayu di wilayah kerjanya itu. Akan tetapi Ricko Taruna Maaruh masih enggan untuk menanggapi konfirmasi wartawan.

BACA JUGA:  Dua Mobar Truk Muatan Ratusan Bal Monza Ilegal Diamankan, Sopir dan Kernet Dilepas

Hasil investigasi kru media ini, judi togel Aseng Kayu marak di Kabupaten Sergai. Penelusuran wartawan Terpantau, di sejumlah kedai kopi di seputaran Jalan Besar Pasar Bengkel, Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kupon – kupon togel “berserak” di meja. Tidak hanya itu, hasil rekapan dalam satu tahun juga tersusun rapi diatas meja dilengkapi buku tafsir mimpi.

Dilokasi, Jurtul (Juru Tulis) yang diwawancara wartawan secara eksklusif sebut saja namanya Budi menerangkan bahwa ia mendapat upah dari bandar Aseng Kayu sebanyak 20 persen dari nilai penjualan.

” Kami menulis togel ini sudah menjadi mata pencarian bang, karena aman kata toke kami nggak ditangkap polisi, maka kami berani. Biasa kami dapat 20 persen dari penjualan per 3 kali putaran dalam sehari ” ujar Budi kepada wartawan.

Informasi lainnya dihimpun, kordinator judi togel Aseng Kayu di wilayah ini dikomandoi oleh seorang pria berinisial nama Erik Siahaan serta pengawas oknum loreng bernama Hendra. Penegasan itu disampaikan warga sesaat dilakukan wawancara secara eksekslusif.

” Disini bandar togelnya bendera Aseng Kayu. Kordinator yang mengatur Jurtul bekerja dilapangan bernama Erik Siahaan ” sebut warga yang enggan menyebutkan namanya itu.

BACA JUGA:  Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba Lembah Sunggal

Tidak hanya di daerah Serdang Bedagai (Sergai) di daerah Kota Siantar, Tebing Tinggi, dan Deli Serdang dikabarkan marak judi togel logo Aseng Kayu.

Informasi diperoleh togel Aseng Kayu di Kabupaten Deli Serdang beredar di Kecamatan Namorambe, Sibiru – biru, STM Hilir, STM Hulu, Tanjung Morawa dan Patumbak. Infonya judi tebak angka ini sudah “menjajah” seluruh wilayah Deli Serdang.

Keresahan warga ini bukanlah cerita dongeng semata melainkan fakta lapangan bahwa peredaran judi togel Aseng Kayu semakin menjamur di Wilayah Hukum (Wilkum) Polda Sumatera Utara tak tersentuh oleh hukum.

Informasi diperoleh perjudian dapat berjalan mulus atas adanya campur tangan oknum polisi berinisial BD yang disebut – sebut bertugas sebagai Kepala Tim (Katim) di bidang Jatanras di salah satu Mapolres jajaran Polda Sumut.

Informasi ini sebelumnya diperoleh dari sumber yang layak dipercaya yang meminta namanya agar dirahasiakan wartawan demi keamanan.

Sumber menyebutkan bahwa, bandar togel Aseng Kayu sudah sangat familiar di petinggi – petinggi Polda Sumut.

” Saya pikir bukan rahasia umum lagi kalau togel Aseng Kayu tidak diketahui pihak Polda Sumut. dan Bahkan BD itu oknum yang ada di pusaran judi togel Aseng Kayu ” ujar sumber yang mewanti wanti namanya agar dirahasiakan itu. (Ayu)

BERITA TERKINI

BERITA TERPOPULER