<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TKI Archives - Topkota</title>
	<atom:link href="https://topkota.co/tag/tki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://topkota.co/tag/tki/</link>
	<description>Informasi Inovatif &#38; Cerdas</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jun 2023 01:07:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://topkota.co/wp-content/uploads/2026/02/cropped-favicon1-32x32.png</url>
	<title>TKI Archives - Topkota</title>
	<link>https://topkota.co/tag/tki/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Puluhan Kepling Medan Belawan Diberikan Pemahaman Perlindungan Terhadap CPMI</title>
		<link>https://topkota.co/puluhan-kepling-medan-belawan-diberikan-pemahaman-perlindungan-terhadap-cpmi/</link>
					<comments>https://topkota.co/puluhan-kepling-medan-belawan-diberikan-pemahaman-perlindungan-terhadap-cpmi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jun 2023 01:07:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kepling]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja Migran Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Medan]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://topkota.co/?p=83014</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, TOPKOTA.co &#8211; Guna melindungi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kota Medan yang ingin bekerja keluar negeri, Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan memberikan sosialisasi pemahaman kepada para Kepala Lingkungan (Kepling) di wilayah Kec. Medan Belawan, terkait dengan perlindungan terhadap CPMI asal Kota Medan, Selasa (27/6/2023). Sosialisasi yang digelar di Hotel Emerald Garden [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://topkota.co/puluhan-kepling-medan-belawan-diberikan-pemahaman-perlindungan-terhadap-cpmi/">Puluhan Kepling Medan Belawan Diberikan Pemahaman Perlindungan Terhadap CPMI</a> appeared first on <a href="https://topkota.co">Topkota</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 14pt;"><span style="color: #ff0000;"><strong>MEDAN, TOPKOTA.co &#8211;</strong> </span>Guna melindungi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Kota Medan yang ingin bekerja keluar negeri, Pemko Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan memberikan sosialisasi pemahaman kepada para Kepala Lingkungan (Kepling) di wilayah Kec. Medan Belawan, terkait dengan perlindungan terhadap CPMI asal Kota Medan, Selasa (27/6/2023).</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Sosialisasi yang digelar di Hotel Emerald Garden ini diharapkan nantinya dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat di Kec. Medan Belawan, sehingga tidak ada masyarakat yang tertipu oleh oknum-oknum yang mengaku dapat memberangkatkan bekerja keluar negeri secara ilegal.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Illyan Chandra Simbolon diwakili Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Duma Gultom saat membuka acara sosialisasi tersebut mengatakan, berdasarkan data dari BPS tahun 2022, angka pengangguran terbuka di kota Medan sebesar 10.74%.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Kondisi ini sangat dipengaruhi oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi sebagai dampak dari Covid-19. Namun kini kondisi Covid-19 yang sudah menurun mengakibatkan permintaan masyarakat untuk bekerja ke luar negeri kembali meningkat.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">&#8220;Namun yang menjadi masalah proses pemberangkatan CPMI ini ada yang sesuai prosedur (legal), namun ada juga yang non-prosedur (ilegal),&#8221; kata Duma Gultom.</span></p>
<figure id="attachment_83016" aria-describedby="caption-attachment-83016" style="width: 688px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-83016" src="https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_606.jpg" alt="" width="688" height="448" srcset="https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_606.jpg 688w, https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_606-300x195.jpg 300w, https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_606-350x228.jpg 350w" sizes="(max-width: 688px) 100vw, 688px" /><figcaption id="caption-attachment-83016" class="wp-caption-text">Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan saat menggelar sosialisasi pemahaman kepada para Kepala Lingkungan di wilayah Kec. Medan Belawan terkait dengan perlindungan terhadap CPMI asal Kota Medan, di Hotel Emerald Garden, Selasa (27/6/2023). (Foto: Ayu)</figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 14pt;">Oleh sebab itu, Kepala Lingkungan di Kec. Medan Belawan sengaja diundang untuk mengikuti sosialisasi ini, agar nantinya dapat menyampaikan kepada masyarakat di Medan Belawan bagaimana prosedur untuk bekerja di luar negeri yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">&#8220;Kenapa kami pilih Kepling dari Kec. Medan Belawan yang mengikuti sosialisasi ini, karena sebagian besar atau hampir 70% CPMI ini berasal dari Medan Utara khususnya dari Kec. Medan Belawan,&#8221; sebut Duma Gultom.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Dari sosialisasi ini, Duma Gultom berharap para Kepling dapat segera menyampaikan informasi yang diproleh kepada masyarakat, sehingga tidak ada lagi masyarakat di Kec. Medan Belawan yang tertipu bekerja ke luar negeri secara ilegal.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">&#8220;Informasikan kepada masyarakat mengenai sosialisasi ini agar masyarakat yang ingin bekerja keluar negeri sesuai prosedur yang berlaku (legal), jangan sampai ada lagi masyarakat kita yang bekerja keluar negeri secara ilegal, atau menjadi korban oleh oknum yang mempekerjakan ke luar negeri,&#8221; pesan Duma Gultom sembari mengatakan Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan saat ini juga telah memiliki Satgas CPMI.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Dalam sosialisasi ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, diantaranya Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan Ridha Sahputra, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Zikri Muamar SIK, dan Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara Harold Hamonangan. (Ayu)</span></p>

    <div class="xs_social_share_widget xs_share_url after_content 		main_content  wslu-style-1 wslu-share-box-shaped wslu-fill-colored wslu-none wslu-share-horizontal wslu-theme-font-no wslu-main_content">

		
        <ul>
			        </ul>
    </div> 
<p>The post <a href="https://topkota.co/puluhan-kepling-medan-belawan-diberikan-pemahaman-perlindungan-terhadap-cpmi/">Puluhan Kepling Medan Belawan Diberikan Pemahaman Perlindungan Terhadap CPMI</a> appeared first on <a href="https://topkota.co">Topkota</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://topkota.co/puluhan-kepling-medan-belawan-diberikan-pemahaman-perlindungan-terhadap-cpmi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>45 TKI Pulang dari Malaysia Pakai Jalur “Gelap” dan Terlantar di Pantai Saudaro Labura</title>
		<link>https://topkota.co/45-tki-pulang-dari-malaysia-pakai-jalur-gelap-dan-terlantar-di-pantai-saudaro-labura/</link>
					<comments>https://topkota.co/45-tki-pulang-dari-malaysia-pakai-jalur-gelap-dan-terlantar-di-pantai-saudaro-labura/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jun 2023 08:42:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TOP BERITA]]></category>
		<category><![CDATA[Polsek Kualuh Hilir]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://topkota.co/?p=82303</guid>

					<description><![CDATA[<p>LABURA, TOPKOTA.co – Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi NTT dan Flores ditemukan terlantar di Pantai Saudaro Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sabtu (17/6/2023). Mereka berjumlah 45 orang yang terdiri dari 26 orang laki-laki dewasa, 13 orang perempuan dewasa serta 4 diantaranya dalam kondisi hamil dan 6 orang anak-anak, mengaku baru balik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://topkota.co/45-tki-pulang-dari-malaysia-pakai-jalur-gelap-dan-terlantar-di-pantai-saudaro-labura/">45 TKI Pulang dari Malaysia Pakai Jalur “Gelap” dan Terlantar di Pantai Saudaro Labura</a> appeared first on <a href="https://topkota.co">Topkota</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 14pt;"><span style="color: #ff0000;"><strong>LABURA, TOPKOTA.co –</strong> </span>Sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Provinsi NTT dan Flores ditemukan terlantar di Pantai Saudaro Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sabtu (17/6/2023).</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Mereka berjumlah 45 orang yang terdiri dari 26 orang laki-laki dewasa, 13 orang perempuan dewasa serta 4 diantaranya dalam kondisi hamil dan 6 orang anak-anak, mengaku baru balik dari Negara Malaysia.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Mereka terpaksa keluar dari Negara jiran ini dengan menggunakan jalur “gelap” atau tidak resmi, karena masalah keterbatasan biaya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Informasi yang dihimpun Topkota.co, para TKI ini ditemukan di dua tempat yang berbeda. Pertama di temukan di Pantai Saudaro sebanyak 7 orang dua orang laki laki dewasa dan 4 perempuan hamil dan satu orang anak kecil.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Dan sisanya ditemukan di rumah salah seorang warga Simandulang. Kini seluruhnya telah diamankan di Mapolsek Kualuh Hilir.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Menurut keterangan salah seorang TKI asal NTT Kupang bernama Margarita Betti (35) kepada awak media, bahwa mereka diberangkat dari Malaysia sekitar pukul 03.00 malam dan sampai ke perairan Indonesia Tanjung Siapi-Api sekitar pukul 10.00 Wib.</span></p>
<figure id="attachment_82305" aria-describedby="caption-attachment-82305" style="width: 364px" class="wp-caption alignleft"><img decoding="async" class="size-full wp-image-82305" src="https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_365.jpg" alt="" width="364" height="488" srcset="https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_365.jpg 364w, https://topkota.co/wp-content/uploads/2023/06/Screenshot_365-224x300.jpg 224w" sizes="(max-width: 364px) 100vw, 364px" /><figcaption id="caption-attachment-82305" class="wp-caption-text">Sejumlah TKI asal Provinsi NTT dan Flores yang diamankan Polsek Kualuh Hilir, Sabtu (17/6/2023). (Foto: Suparno)</figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 14pt;">“Kemudian kami dijemput dari tengah laut dengan memakai dua unit sampan, dan diturunkan di tepi pantai,” terangnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Hal yang sama diungkapkan TKI asal Kelurahan Tanjung Leidong bernama Dahrol (27), bahwa mereka terpaksa untuk pulang melalui jalur gelap. “Itu pun kami harus berjalan di air setinggi leher untuk mencapai kapal, dimana untuk anak-anak kami naikan dibatas koper,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">“Ini kami lakukan karena gak sanggup untuk mengurus permit ijin pulang secara resmi, dimana dipatok sebesar 3500 ringgit. Kami pulang lewat jalur laut membanyar sebesar 1600 ringgit perkepala untuk sampai ke Indonesia,” tutupnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">Sementara, Kapolsek Kualuh Hilir saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi. “Menurut keterangan, yang menjemput para TKI dari Malaysia bernama Bakti sebagai tekong boat, dia menantu dari pak Buyung warga Simandulang,” terang Kapolsek.</span></p>
<p><span style="font-size: 14pt;">“Dan berdasarkan keterangan yang kami dapat, para TKI ini dikutip uang oleh orang bernama Anton mengaku dari Flores yang tinggal di Malaysia, dia mengutip uang para TKI bervariasi, ada yang 1850 ringgit dan 1600 ringgit. Inilah informasi sementara yang kami dapat, dan selanjutnya sedang kami dalami,” tutup Kapolsek. (Spn)</span></p>
<p><iframe title="45 TKI Pulang dari Malaysia Pakai Jalur “Gelap” dan Terlantar di Pantai Saudaro Labura" width="800" height="450" src="https://www.youtube.com/embed/xS_FJefQIJ8?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen></iframe></p>

    <div class="xs_social_share_widget xs_share_url after_content 		main_content  wslu-style-1 wslu-share-box-shaped wslu-fill-colored wslu-none wslu-share-horizontal wslu-theme-font-no wslu-main_content">

		
        <ul>
			        </ul>
    </div> 
<p>The post <a href="https://topkota.co/45-tki-pulang-dari-malaysia-pakai-jalur-gelap-dan-terlantar-di-pantai-saudaro-labura/">45 TKI Pulang dari Malaysia Pakai Jalur “Gelap” dan Terlantar di Pantai Saudaro Labura</a> appeared first on <a href="https://topkota.co">Topkota</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://topkota.co/45-tki-pulang-dari-malaysia-pakai-jalur-gelap-dan-terlantar-di-pantai-saudaro-labura/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
